Siap Bersaing, Saab Tawarkan GlobalEye AEW&C untuk Gantikan Boeing E-3A AWACS NATO

0

MYLESAT.COM – Tak gentar menghadapi raksasa kedirgantaraan Amerika Serikat, Saab menanggapi Request for Information (RFI) dari Badan Dukungan dan Pengadaan NATO mengenai kemampuan new generation of surveillance and control aircraft.

Baca Juga: 

Tanggapan Saab didasarkan pada pesawat GlobalEye AEW&C (Airborne Early Warning & Control). NATO akan mendefinisikan kemampuan generasi barunya dalam proyek Alliance Future Surveillance and Control (AFSC).

NATO mengakuisisi 18 pesawat Boeing E-3A Sentry AWACS dan peralatan pendukungnya, dengan pesawat pertama dikirim pada Januari 1982. NATO bermaksud memperpanjang status operasional AWACS hingga 2035 dengan meningkatkan secara signifikan 14 pesawat dalam Program Perpanjangan Masa Pakai Akhir (Final Lifetime Extension Program/FLEP).

“Saab adalah bagian yang terbukti dan terpercaya dari basis industri pertahanan NATO, kami hadir di lebih dari dua pertiga negara anggota. Solusi kami, termasuk GlobalEye, sejak awal dikembangkan untuk memenuhi persyaratan NATO. Saya yakin bahwa kami dapat berkontribusi dengan kemampuan penting yang akan memperkuat NATO dan bermanfaat bagi negara-negara anggota,” kata Carl-Johan Bergholm, kepala area bisnis Saab Surveillance.

GlobalEye, yang juga pernah ditawarkan kepada TNI AU, adalah solusi Airborne Early Warning & Control multi-domain dengan serangkaian sensor aktif dan pasif yang menyediakan deteksi jarak jauh dan identifikasi objek di udara, laut, dan darat.

Dengan memberikan informasi real-time kepada unit-unit di angkatan udara, angkatan darat, dan angkatan laut, GlobalEye memungkinkan peningkatan kesadaran situasional di area sekitar dan deteksi dini ancaman. Sistem ini juga dapat digunakan untuk tugas-tugas non-militer. Seperti memimpin dan mengoordinasikan misi penyelamatan bencana alam atau kecelakaan di laut atau di darat.

Share.

About Author

Being a journalist since 1996 specifically in the field of aviation and military

Leave A Reply