Kelar “Bertapa” di Megamendung, Tim Jaguar Polsek Depok Segera Turun Gunung

Kapolres Kota Depok Kombes Herry Heryawan kiranya layak dijuluki Kapolres Sejuta Ide. Karena demi keamanan dan kenyamanan Kota Depok, alumni Akpol 1996 ini terus berkreasi dan berinovasi untuk tujuan tersebut.

Khususnya inovasi ke dalam terkait pembinaan personel, berbagai latihan diberikannya kepada anggota polisi di lingkungan Polresta Depok.

Tim Khusus Jaguar Polresta Depok adalah contoh konkrit yang selama ini mendapat “kemewahan” latihan dan peralatan. Tidak sekali-dua kali Jaguar berlatih dan dilatih oleh tim khusus Polri dari Gegana Brimob. Bahkan baru lalu, Jaguar berlatih bersama Yonif Para Raider 328 Kostrad.

Baca Tim Jaguar Berlatih di Yonif Para Raider 328 Kostrad, Kenapa Tidak?

Tak heran saat buka puasa beberapa waktu lalu bersama jajaran Polresta Depok, Kapolri Jenderal Tito Karnavian memberikan apresiasi luar biasa kepada Tim Jaguar.

“Untuk Polda-Polda lain juga tidak usah ragu-ragu, harus berani dan tegas seperti Kapolresta Depok yang diikuti oleh seluruh anggotanya. Kapolresnya saja macan, maka anak buahnya harus lebih macan,” ujar Kapolri saat itu.

Namun Tim Jaguar bukanlah superman atau kelompok manusia super Justice League di film Hollywood yang bisa mengatasi semua persoalan di muka bumi. Kombes Herry yang dikenal sebagai orang lapangan, pun sangat paham dengan hal ini.

Pengantar pengetahuan di kelas menyangkut tugas-tugas taktis kepolisian. Foto: Jaguar

Memerintahkan Jaguar berpatroli setiap malam di kawasan Depok, tentu tidaklah efektif. Karena bagaimanapun, manusia memiliki batas kemampuan yang tidak mungkin dilewatinya.

Baca Semua Tahu Tim Jaguar Polresta Depok, Tapi Ini Profil Lengkapnya

Solusinya adalah, Jaguar butuh tim pendamping yang bertanggung jawab menjaga keamanan di wilayah masing-masing, yaitu di lingkup Polsek.

Maka Kombes Herry pun menggagas ide baru dengan melatih anggota polisis di Polsek-Polsek yang berada di lingkungan Polresta Depok agar memiliki kemampuan taktis seperti halnya Jaguar.

Tujuannya jelas untuk meningkatkan kemampuan anggota polisi di Depok dalam menghadapi dinamika keamanan yang sangat tinggi.

Sebelum latihan dilaksanakan, Kombes Herry telah membentuk Tim Jaguar Polsek sebagai pendukung dan penguatan bagi Tim Jaguar Polres.

Total 61 anggota polisi dari seluruh Polsek di kawasan Depok, dipilih untuk mengikuti latihan. Setiap polsek mengirimkan 10 anggotanya.

Mereka terdiri dari 59 Polki (polisi laki-laki) dan 2 Polwan yang merupakan anggota organik Polsek jajaran Polresta Depok.

Baca Tim Jaguar Juga Punya Polisi Cantik, Lho?

Tim Jaguar Polsek bersiap melaksanakan latihan. Foto: Jaguar

Tahapan pembinaan untuk membentuk tim khusus dilakukan bertahap. Setelah terpilih, merekapun mengikuti rangkaian latihan pembinaan.

Pertama sekali, kepada Tim Jaguar Polsek diberikan pelatihan penguatan fisik selama 1 minggu di Rancamaya, Ciawi, Bogor. Setelah itu mereka mengikuti pelatihan CQB (Close Quarter Battle) di Pusdik Reskrim Megamendung selama 1 bulan.

Untuk tercapainya hasil yang maksimal, latihan dibagi menjadi 3 gelombang. Gelombang I diikuti oleh 24 personel selama 1 minggu dari 14-19 Agustus 2017.

Mereka dilatih oleh instruktur-instruktur terbaik jebolan DS-ATA dari Korp Brimob Polri yang sudah berpengalaman melatih tim Gegana.

Baca Detasemen Gegana Brimob Polda Metro Jaya: Ancaman di Ibu Kota itu Nyata!

Selain itu juga terlibat instruktur dari Direktorat Reskrimum Polda Metro Jaya dan tentu saja senior mereka dari Jaguar Polresta Depok.

Latihan menembak menggunakan pistol. Foto: Jaguar

Hari Minggu lalu, 13 Agustus 2017, tim Gelombang I sebanyak 32 personel sudah tiba di Pusdik Reskrim Megamendung. Rinciannya terdiri dari 24 peserta pelatihan dan 8 staf kepelatihan.

Sedikit mengintip materi latihan yang diberikan kepada anggota Jaguar Polsek ini, terdiri dari materi kelas dan lapangan.

Layaknya tim taktis polisi, mereka tidak hanya dikenalkan dengan teori tapi juga melaksanakannya dalam praktik di lapangan.

Seperti teori aturan keselamatan dalam bersenjata, teknik dasar menembak, pertempuran jarak dekat dalam ruangan, penyerangan/penggerebekan dalam perkotaan, penyerangan/penggerebekan pada kendaraan, dan pengamanan tangga dan lorong.

Setelah semua anggota polisi utusan polsek se-Kota Depok selesai melaksanakan latihan pembentuk Tim Jaguar Polsek, gelombang terakhir pelatihan akan diikuti oleh Tim Jaguar Polresta Depok yang dipimpin Iptu Winam Agus.

 

Teks: beny adrian

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: