TNI AU dan AU Sengapura (RSAF) menjajaki kemungkinan dilaksanakannya pelatihan pilot pesawat terbang tanpa awak (UAV) kedua angkatan udara.
Rencana itu tetuang dalam pembicaraan bilateral antara KSAU Marsekal TNI Yuyu Sutisna dan Chief of Air Forse RSAF Mayjen Mervyn Tan di Kemenhan Singapura, Kamis (30/8/2018).
Tidak hanya pelatihan pilot UAV, RSAF juga menawarkan latihan bersama air refueling (pengisian bahan bakar di udara) dengan pesawat Airbus A330-200 MRTT (Multi Role Tanker Transport).
Baca:Â Pesawat Pertama dari 6 Tanker A330-200 MRTT Sudah Tiba di Singapura, Siap Terbang Jarak Jauh
Tepatnya 14 Agustus 2018, Singapura menerima kedatangan pesawat tanker pertama A330-200Â MRTT.
RSAF memesan enam pesawat tanker A330-200 MRTT dari Airbus pada 2014.
Menurut kedua pemimpin Angkatan udara, hubungan TNI AU dan RSAF dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan intensitas yang sangat erat.
“Kami merasakan sejak kegiatan flypast bersama pada perayaan 50 tahun hubungan bilateral Indonesia –  Singapura 2017 lalu, hubungan kita makin erat,” aku Mayjen Mervyn Tan.
KSAU menyatakan sangat tertarik dengan tawaran RSAF.
“TNI AU akan segera menindaklanjuti secara teknis. Kami berharap adanya kerjasama untuk rekrutmen penerbang dan pengoperasian pesawat UAV, termasuk pesawat A-330 MRTT,” ulas Marsekal Yuyu.
Teks: beny adrian