3in1 Program: Panglima TNI Resmikan Masjid At Taqwa, Tugu Twinpack, dan Bedah Rumah Purnawirawan

0

Setelah melalui tiga kali periode komandan lanud, akhirnya Masjid Besar At Taqwa yang berada di lingkungan Lanud Atang Senjaya, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, selesai sudah dibangun.

Masjid yang dibangun dengan dana lebih dari Rp 6 miliar itu, selesai dibangun selama 2 tahun 10 bulan.

Dana sebesar itu, menurut ketua panitia pembangunan, bersumber dari pemerintah, penyertaan dana hibah dari Kabupaten Bogor serta ditambah infak dan sadaqah dari jemaah yang mencapai Rp 2,5 miliar.

Karena nilai strategis dan menghormati perjuangan panjang pembangunan Masjid Besar At Taqwa ini, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto pun menyempatkan diri untuk meresmikan masjid yang berada di pinggir Jalan Atang Senjaya ini, Selasa (20/2/2018).

“Saya senang karena Lanud Atang Senjaya sudah memiliki masjid besar dan letaknya sangat strategis di pinggir jalan, sehingga bisa dipakai oleh yang ingin beribadah. Saya mendengar dari Danlanud bahwa hampir setiap hari masjid ini dipenuhi jemaah. Semoga bermanfaat,” tutur Marsekal Hadi saat meresmikan.

Panglima TNI didampingi Bupati Bogor, memotong pita tanda diresmikannya Masjid Besar At Taqwa. Foto: beny adrian

Menurut Bupati Bogor Hj Nurhayanti, selesainya pembangunan Masjid Besar At Taqwa termasuk ke dalam salah satu programnya yaitu terbangunnya masjid besar di 40 kecamatan di Kabupaten Bogor.

“Masjid ini salah satu masjid besar yang kita bangun. Semoga dimakmurkan oleh masyarakat,” ujar Nurhayanti yang mengaku sudah beberapa kali melakukan peninjauan wilayah Kabupaten Bogor dari udara menggunakan helikopter di Lanud Atang Senjaya.

Sementara menurut ketua panitia pembangunan dalam sambutannya, masjid ini merupakan ide dari Marsda TNI Dedy Permadi (Aspers Panglima TNI) saat menjadi komandan Lanud Atang Senjaya.

Menurut Nurhayanti lagi, saat ini sudah selesai dibangun 29 masjid besar. Ia berusaha target membangun 40 masjid besar bisa dilanjutkan tahun ini.

Selain itu, Nurhayanti juga menyampaikan terima kasihnya karena berdirinya Rumah Sakit Angkatan Udara (RSAU) Hassan Toto di kawasan Lanud Atang Senjaya.

Panglima TNI meninjau masjid bersama rombongan. Foto: beny adrian

Diakuinya bahwa keberadaan RSAU Hassan Toto mampu membantu meningkatkan taraf kesehatan masyarakat sekitar mengingat belum tersedianya RSUD di wilayah utara Bogor ini.

Sebelumnya RSAU Hassan Toto dinamakan RSAU Atang Senjaya. Pergantian nama dilaksanakan pada 23 Januari 2016. Sekadar informasi, Dr. Hassan Toto merupakan kepala rumah sakit pertama saat didirikan 17 Januari 1970.

Seiring sejalan dengan peresmian Masjid Besar At Taqwa ini, Panglima TNI juga meresmikan tugu helikopter S-58T Twinpack di depan gerbang Lanud Atang Senjaya.

Sebelumnya di tempat yang sama menjadi tugu helikopter Mil Mi-1 yang saat ini sudah menghuni rumah baru di Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala, Yogyakarta.

Acara terakhir adalah penyerahan rumah milik purnawirawan Serma (Pur) Dadi Kandam yang selesai direnovasi oleh TNI AU. Dua acara terakhir dilaksanakan secara simbolis usai peresmian Masjid Besar At Taqwa.

Menyoal pemindahan helikopter M1 yang menurut Hadi menjadi satu-satunya yang tersisa di wilayah Asing Tenggara, Panglima TNI mengucapkan terima kasih kepada warga Semplak dan sekitarnya.

Tugu helikopter S-58 Twinpack. Foto: Puspen TNI

“Saya berterima kasih kepada warga Atang Senjaya karena mengizinkan helikopter M1 dipindahkan ke Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala. Saya baca di Facebook banyak yang sedih kenapa dipindah. Nah, sekarang saya sampaikan, helikopternya sudah saya ganti dengan yang lebih besar yaitu Twinpack,” ucap Marsekal Hadi.

 

Teks: beny adrian

Share.

About Author

Being a journalist since 1996 specifically in the field of aviation and military

Leave A Reply