Inilah Dadi Kandam, Mantan Teknisi Helikopter TNI AU yang Rumahnya Usai Direnovasi

0

Sudah sepantasnya Serma (Pur) Dadi Kandam menerima penghargaan dari TNI AU. Rumahnya yang saat ditinjau tim TNI AU menurut Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto hanya beralaskan tanah dengan bangunan yang tidak layak, langsung diputuskan untuk direnovasi.

Dalam program bedah rumah TNI AU di Lanud Atang Senjaya itulah, renovasi rumah Dadi yang menghabiskan dana Rp 78 juta itu, rampung sudah. Penyerahan rumah yang selesai direnovasi itu dilakukan langsung oleh Panglima TNI usai meresmikan Masjid Besar At Taqwa Lanud Atang Senjaya, Bogor, Selasa (20/2/2018).

Kepada mylesat.com usai penyerahan rumah secara simbolis dari Panglima TNI, Dadi mengaku haru dan menyampaikan terima kasih atas perhatian yang diberikan pimpinan TNI kepada dirinya yang sudah purnawirawan ini.

Di usia tuanya yang sudah 73 tahun, Dadi hanya bisa menghabiskan hari-harinya dengan duduk di atas kursi roda. Sejak menderita osteoporosis di lututnya, Dadi mengaku sering jatuh yang menimbulkan masalah baru baginya.

Serma (Pur) Dadi Kandam. Foto: beny adrian

“Sekarang di rumah saja, sejak awalnya kena osteoporosisi saya sering jatuh, pinggang kena terus tulang ekor juga kena,” akunya.

Dadi yang asli Solo itu, menjalani pendidikan masuk AURI pada tahun 1964 sebelum akhirnya diterima penuh tahun 1966. Dalam memulai kariernya di TNI AU, Prajurit Satu (Pratu) Dadi ditempatkan sebagai teknisi di skadron helikopter.

“Saya pernah pegang BO-105, Bell-204, dan Twinpack,” urainya lirih saat ditanya pengalaman tugasnya sebagai engineer.

Bersama helikopter TNI AU pulalah, Dadi malang melintang dari satu penugasan ke penugasan lainnya selama puluhan tahun.

Mulai dari saat konfrontasi dengan Malaysia, PGRS/Paraku, ke Irian Jaya memburu Martin Tabu, dan berkali-kali ke Timtim dalam Operasi Seroja.

“Ke Timtim sampai elek, aduh… berapa kali ya, sering sekali, baru dua hari di rumah sudah berangkat lagi, seminggu di rumah berangkat lagi, kebetulan saya engineer termuda,” jelas Dadi yang pensiun tahun 1998 itu. Sebagai engineer helikopter, ia mengaku baru mendapatkan pendidikan teknik pada tahun 1975.

Dari pernikahannya, Dadi Kandam dikaruniai lima putra. Salah satu mantunya yang anggota TNI, menurutnya sudah almarhum. Maka siang itu, Dadi Kandam menyampaikan rasa syukurnya karena sudah memiliki rumah yang layak huni agar bisa menghabiskan masa tuanya dengan tenang.

“Semoga apa yang kita perbuat hari ini diridhoi oleh Tuhan Yang Maha Kuasa,” kata Marsekal Hadi.

 

Teks: beny adrian

Share.

About Author

Being a journalist since 1996 specifically in the field of aviation and military

Leave A Reply