Penyematan Spesial Pin Setia Waspada Paspampres untuk Panglima TNI

0

Detik-detik menjelang keberangkatan Presiden Joko Widodo dari Swiss-Belhotel menuju Monumen Kapsul Waktu “The Avengers” di Merauke (16/11/2018), Komandan Paspampres (Pasukan Pengamanan Presiden) Mayjen TNI Suhartono menghampiri Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

Jenderal bintang dua Marinir ini pun langsung meminta izin untuk menyematkan pin Setia Waspada Paspampres di baju PDL (pakaian dinas lapangan) Panglima TNI.

Tiada upacara khusus apalagi gelar pasukan dan perlengkapan, prosesi penyematan berlangsung natural saja. Marsekal Hadi terlihat senang dan sesekali tertawa, sementara Mayjen Suhartono menyematkan pin Setia Waspada.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian yang menjadi “saksi” penyematan itu juga ikut tertawa, dan sesekali nimpalin dengan guyonan.

Panglima TNI terus mengenakan pin Paspampres selama acara berlangsung. Foto: beny adrian/ mylesat.com

Panglima TNI terlihat senang dan melihat-lihat pin Paspampres yang baru saja disematkan di dada kirinya.

Pin Paspampres ini berbentuk perisai dengan tulisan Setia Waspada di bagian atasnya. Di bawahnya adalah lambang negara Bhineka Tunggal Ika yang berlatar belakang perisai merah putih dan dilingkari padi dan kapas. Sesungguhnya inilah lambang Paspampres.

Lambang dan simbol Setia Waspada diresmikan pada 17 Maret 1995 berdasarkan Surat keputusan Panglima Angkatan Bersenjata Republik Indonesia Jenderal TNI Faisal Tanjung Nomor Skep/157/III/1995 tentang pengesahan berlakunya Pataka Paspampres Setia Waspada.

Setia Waspada merupakan simbol pengabdian yang memiliki arti sebagai kehormatan dan pengejawantahan keluhuran cita-cita serta kesetiaan terhadap bangsa dan negara yang senantiasa harus dijunjung tinggi dan dipertahankan.

Sekaligus sebagai alat pengikat batin dan jiwa setiap prajurit Paspampres, dalam rangka kebersamaan demi meningkatkan kewaspadaan guna menghadapi tantangan tugas.

Terlihat pin Paspampres di baju Panglima TNI. Foto: beny adrian/ mylesat.com

Sebagai slogan dan motto, Setia Waspada memiliki makna mendalam. Dengan mengusung Setia Waspada sebagai prinsip, prajurit Paspampres akan setia kepada tugasnya, setia kepada Pancasila dan Sapta Marga, serta setia kepada bangsa dan Negara Republik Indonesia.

Dengan kesetiaan tinggi, prajurit Paspampres pun rela mengorbankan keselamatan jiwanya, demi keberhasilan operasi.

Seorang prajurit Paspampres akan menjalankan tugasnya dengan tingkat kewaspadaan tinggi terhadap segala kemungkinan ancaman.

Tidak mengherankan jika seorang prajurit Paspampres selalu memerhitungkan segala detail, termasuk segala hal yang tidak pernah dipikirkan sebelumnya.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Danpaspampres Mayjen Suhartono. Foto: beny adrian/ mylesat.com

Hal inilah yang kemudian menimbulkan kesan arogan, karena begitu telitinya prajurit Paspampres menjalankan tugasnya.

“Biar prajurit di lapangan bangga melihat Panglimanya memakai pin Paspampres,” ujar mantan Komandan Denjaka ini.

Sambil berlalu ke arah mobil Presiden Jokowi yang mulai bergerak, Suhartono tidak lupa memberi hormat.

“Terima kasih Panglima,” ujar Suhartono.

 

Teks: beny adrian

Share.

About Author

Being a journalist since 1996 specifically in the field of aviation and military

Leave A Reply