Temui 510 Perwira Teritorial TNI AD, Presiden Jokowi Ucapkan Terima Kasih Terkait Karhutla

Presiden Joko Widodo memberikan pengarahan langsung kepada Danrem (Komandan Resort Militer) dan Dandim (Komandan Komando Distrik Militer) TNI AD dari seluruh Indonesia.

Pengarahan diberikan Presiden Jokowi dalam rangka Apel Danrem Dandim Terpusat 2018 yang berlangsung di Markas Komando Pusat Kesenjataan Infanteri (Makopussenif) Kodiklat TNI AD di Bandung, Jawa Barat, Senin (26/11/2018).

Presiden Jokowi menerima jajar kehormatan di Makopussenif. Foto: beny adrian/ mylesat.com

Apel Danrem Dandim Terpusat 2018 mengambil tema ‘Meningkatkan Profesionalisme Apkowil untuk Menyukseskan Pemilihan Umum Tahun 2019″. Apel dilaksanakan selama tiga hari.

Dalam pengarahannya kepada para Danrem dan Dandim, Jokowi sempat menyinggung “perjanjian” para komandan teritorial terhadap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Indonesia.

Dengan menumpang golf cart, Jokowi menuju tempat acara. Foto: beny adrian/ mylesat.com

“Saya menyampaikan terima kasih atas kerja kerasnya dalam mencegah kebakaran lahan, baik lahan gambut dan hutan yang kita lihat dalam tiga tahun belakangan sudah tidak terjadi lagi,” urai Jokowi.

“Di mana ada wilayah kebakaran, Pangdamnya harus tanggung jawab, Danremnya harus tanggung jawab, Dandimnya harus tanggung jawab. Perjanjiannya saya masih ingat,” tutur Jokowi.

Sebelum Jokowi memberikan pengarahan, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto memberikan kata sambutan sebagai tuan rumah.

Panglima TNI memberikan sambutan sebagai tuan rumah. Foto: beny adrian/ mylesat.com

Dijelaskan Marsekal Hadi, pengarahan Apel Danrem Dandim Terpusat 2018 ini dihadiri oleh 510 orang peserta.

“Terdiri dari 45 Danrem, 15 Asisten Kotama, Asisten Kasdam, Aster Kas Kostrad, Aster Danjen Kopassus, Aster Kostrad, 11 Asisten Korem Tipe A, dan 314 orang Dandim. Dan 40 pejabat terkait fungsi pembinaan teritorial sebagai peninjau,” beber Panglima TNI.

Foto bersama Jokowi dengan seluruh peserta Apel Danrem Dandim 2018. Foto: beny adrian/ mylesat.com

Dalam sambutannya, Panglima TNI tidak lupa menyampaikan kepada Presiden Jokowi pencapaian luar biasa dari prajurit TNI AD yang mengikuti ASEAN Armies Rifle Meet (AARM) ke-28 tahun 2018 di Malaysia.

Disampaikan Hadi bahwa saat ini kontingen TNI AD pada AARM ke-28 telah memastikan diri sebagai juara umum.

“Ini adalah juara umum ke-13. Dan perlu kami laporkan bahwa pencapaian tahun ini dengan 9 tropi dan 32 emas, memecahkan rekor prestasi sebelumnya,” pungkas Hadi.

Pengarahan Presiden Jokowi dilakukan secara tertutup. Seluruh awak media diminta meninggalkan ruangan. Foto: beny adrian/ mylesat.com

TNI AD pertama kali mengikuti AARM pada 1991. Hebatnya hingga 2017, TNI AD telah 12 kali menjuarai AARM. Pencapaian medali terbanyak, yaitu 31 medali emas terjadi pada 2017 di Singapura.

Pengarahan Presiden Jokowi di hadapan 510 peserta Apel Danrem Dandim Terpusat 2018 dilakukan secara tertutup. Seluruh awak media yang semula memadati ruangan, dipersilakan meninggalkan ruangan.

Turut memberikan pengarahan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

 

Teks: beny adrian

Tags

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: