MYLESAT.COM – Kesempatan atau momen memang tidak datang dua kali. Terkadang bisa direncanakan, namun sering datangnya dadakan. Setidaknya, momen itulah yang diperoleh KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo saat menghadiri Pacific Air Chief Symposium 2021 di Joint Base Hickam Airforce Base, Pearl Harbour, Hawaii, Amerika Serikat pada 30 Agustus 2021.
Baca Juga:
- F-16 TNI AU Terbang Bareng B-52H di AMX Bomber 2021: Welcome to Indonesia Guys
- Ketika Amerika Serikat Kembali Kirim Benteng Terbang B-52 Stratofortress ke Indo Pasifik
- Diskusi Hangat KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo dengan Tamunya dari USAF, Barbara Barrett dan Jenderal Wilsbach
Apa pasal? Di saat hampir bersamaan berlangsung latihan bomber exercise atau AMX Bomber 2021 antara pesawat tempur F-16 Fighting Falcon TNI AU dan pembom B-52H Stratofortress Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF) di Laut Sulawesi. Latihan berlangsung pada 1 September 2021.
Latihan berjalan dengan aman dan lancar. Dua pembom B-52H yang terbang dari Andersen Air Force Base di Guam, melaksanakan terbang formasi dengan F-16 dari Skadron Udara 3. Secara khusus, TNI AU juga melibatkan pesawat B737-200 AI-7302 Skadron Udara 5 untuk memantau pelaksanaan manuver udara.
Dengan kata lain, AMX Bomber 2021 telah berhasil menguji profesionalisme penerbang TNI AU dalam melaksanakan sebuah misi besar yang melibatkan negara sahabat.

KSAU Marsekal Fadjar Prasetyo dan Panglima USPACAF Jenderal Kenneth S. Wilbach. Foto: Dispenau
Patut juga diacungkan jempol, latihan bersama ini disiapkan Staf Operasi Mabesau sepenuhnya secara online di tengah situasi pandemi. Rencana, pematangan skenario, diskusi, dan keputusan final, semua dilaksanakan dan diputuskan dalam video conference.
Sampai akhirnya semua pesawat mendarat dengan selamat, latihan dinyatakan berakhir dengan baik.
Tak lama setelah pesawat mendarat di Lanud Dhomber di Balikpapan, KSAU Marsekal Fadjar yang saat itu tengah menghadiri simposium di Hawaii, sudah menerima kiriman foto-foto hasil latihan di smartphone-nya.
Orang bijak memanfaatkan kesempatan. Tentu kesempatan yang baik. Pada kesempatan pertama bertemu, KSAU langsung memperlihatkan foto-foto bomber exercise kedua angkatan udara yang baru saja selesai.
Baik Panglima US Pacific Air Force Jenderal Kenneth S. Wilbach maupun KSAU Amerika Serikat Jenderal Charles Q Brown, surprise melihat foto-foto tersebut. Keduanya, saat itu juga, langsung memberikan apresiasi kepada KSAU.
Sehari sebelumnya, Marsekal Fadjar sudah melakukan pertemuan bilateral dengan Jenderal Wilbach.

Kedua jenderal berbintang empat ini bertemu untuk pertama kalinya saat KSAU Marsekal Fadjar Prasetyo menerima kunjungan resmi United States Secretary of the Air Force Barbara McConnell Barrett di Mabesau (24 November 22020). Saat itu pemegang rating F-16C, F-22A, MC-12W, F-15A-D, T-38, dan T-37 ini turut mendampingi.
“KSAU dan Panglima USPACAF sangat mengapresiasi pelaksanaan latihan. Menurut mereka ini akan meningkatkan hubungan kedua negara,” jelas KSAU. Ditambahkan Fadjar, kedua petinggi USAF ini juga memberikan pujian atas suksesnya latihan Cope West 2021 di Lanud Roesmin Nurjadin beberapa waktu lalu.
Termasuk yang saat ini tengah berlangsung, yaitu Pacific Airlift Rally (PAR) 2021 dari 6 -10 September 2021 di Lombok, Nusa Tenggara Barat.
Pacific Airlift Rally merupakan program latihan USPACAF bersama negara-negara Asia-Pasifik dalam mendukung bantuan angkutan udara melalui penerjunan barang maupun personel, khususnya kepada korban bencana alam yang lokasinya tidak dapat ditembus melalui jalan darat.
“Mereka apresiasi karena di tengah situasi seperti ini, Cope West dan Pacific Airlift Rally bisa terlaksana dengan dengan baik dan tidak ada yang terkena Covid karena semua dilaksanakan mengikuti protokol kesehatan,” tutur Fadjar.
Terkait bomber exercise yang monumental sekali karena belum pernah terjadi, KSAU USAF dan Panglima USPACAF secara khusus mengatakan kepada Fadjar bahwa latihan ini sangat strategis. Tidak hanya untuk meningkatkan kemampuan penerbang kedua negara, namun juga dalam hubungan kedua negara.
“Mereka menyampaikan keinginan (latihan bisa) dilaksanakan secara rutin,” ungkap KSAU.

Jenderal Charles Q Brown memberikan apresiasi kepada TNI AU, berharap bomber exercise menjadi agenda rutin tahunan. Foto: Smin KSAU
Rupanya momen simposium di Hawaii dan bomber exercise yang berlangsung di hari yang sama ini, menimbulkan penghargaan dan semacam chemistry di antara KSAU dan kedua mitranya ini.
Karena itu selain mengungkapkan apresiasinya, Jenderal Wilbach maupun Jenderal Brown menunjukkan penghormatannya dengan cara lain.
Dalam setiap pertemuan yang dihadiri oleh Panglima USPACAF atau KSAU USAF, KSAU Marsekal Fadjar selalu diminta untuk duduk satu meja dengan mereka.
“Mereka sangat menghargai saya, di setiap acara saya (selalu) didudukkan satu meja dengan KSAU USAF atau Panglima PACAF,” aku Fadjar. “Ini menjadi kebanggaan TNI AU,” kata Fadjar.
Dari Hawaii, KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo melanjutkan kunjungannya ke Washington DC untuk meninjau pesawat C-130J Hercules yang akan menjadi kekuatan angkut terbaru TNI AU.